Pemprov Lampung Didorong Percepat Proses Tanam dengan Varietas Unggul

INFO NASIONAL – Provinsi Lampung didorong untuk mempercepat proses tanam dengan varietas unggul tahan kering serta menggunakan kekuatan teknologi mekanisasi sebagai alat utama menjaga produksi dalam negeri. Langkah ini perlu dilakukan agar Lampung mampu menjaga wilayah penyangga dalam mengantisipasi cuaca ekstrem el nino yang diperkirakan berlangsung lama.

“Antara lain mempersiapkan lahan-lahan penyangga kita kurang lebih 500 ribu hektar. Tentu kita akan gunakan kekuatan mekanisasi dan teknologi termasuk penyesuaian varietas yang tahan kekeringan,” kata Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo.

Diketahui, dalam rapat koordinasi antisipasi dampak iklim el nino Provinsi Lampung, Provinsi Lampung selama ini adalah daerah penyangga langsung bagi daerah di Pulau Jawa. Karena itu, dalam menghadapi el nino, Lampung harus menjadi daerah terbaik dalam peningkatan produksi bagi kepentingan nasional.

Mentan menuturkan, upaya pemerintah dalam mengantisipasi dampak buruk el nino juga dilakukan dengan mendorong penanaman 1000 hektare di seriap daerah. Khusus untuk wilayah Lampung, dia berharap pimpinan daerah terus mendampingi petani dalam berproduksi.

“Kalau Gubernur Lampung dan para Bupati Lampung mau tanam 1000 hektare, kita akan siapkan skema KUR dan paket alsintan. Kita berharap kalau pertanian itu 1000 hektar bisa berkontribusi kepada rakyat perputaran ekonomi sampai 30 miliar. Dan ini membutuhkan konsentrasi kerja yang sangat apik antara pemerintah pusat dengan daerah,” katanya.

Namun begitu, Mentan memastikan bahwa saat ini masih ada petani yang melakukan panen raya sehingga masyarakat tak perlu khawatir akan ketersediaan pangan. Tercatat, Agustus ini ada sekitar 850 ribu hektare yang siap untuk panen. “Tetapi ingat kita tidak boleh pede karena cuaca sangat ekstrem kalau hujan langsung banjir kalau panas membakar,” katanya.

Baca Juga  Jenis-jenis Leukemia yang Perlu Diketahui

Asisten Daerah 2 Pemerintah dan Perekonomian Provinsi Lampung, Kusnardi menuturkan potensi lahan sawah di povinsi lampung mencapai 361 ribu hektare lebih. Sebagai antisipasi kegagalan, pihaknya sudah meminta para Bupati agar mempercepat proses tanam dan menyalurkan bantuan pompa.

“Lampung akan melaksanakan tanam padi 100 ribu hektare untuk periode juli sampai september 2023. Upaya lain adalah menyalurkan pompa air kepada kelompok tani, mempercepat tanam dan mengoptimalkan sumber air serta mengoptimalkan lahan dan meningkatkan jumlah petani,” ujar dia.

Kusnardi menyampaikan terimaksih atas dukungan dan perhatian besar jajaran Kementan terhadap Provinsi Lampung dalam membangun pertanian yang jauh lebih kuat terutama saat menghadapi el nino. (*)



Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *