IHSG Dibuka Hijau, Berikut Rekomendasi Saham Hari Ini


Jakarta, CNBC Indonesia – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka menguat hari ini, Kamis (30/11/2023). Hingga pukul 9.50 WIB, IHSG naik 0,38% ke level 7.062,6.

IHSG mencatat transaksi sebanyak 348.390 kali pagi ini dengan nilai Rp 2,32 triliun. Sebanyak 204 saham naik, 252 turun, dan 213 stagnan. 

Pelaku pasar perlu mencermati sejumlah sentimen yang bisa menggerakkan pasar hari ini, baik dari dalam ataupun luar negeri. Sentimen luar negeri bisa datang dari beragamnya bursa Wall Street, data ekonomi AS, dan proyeksi kebijakan The Fed ke depan.

Dari dalam negeri, sentimen bisa datang dari pernyataan keras Jokowi mengenai likuiditas serta proyeksi Bank Indonesia ke depan.

Satu pernyataan keras Jokowi adalah soal kondisi likuiditas di perbankan yang mulai kering. Jokowi mulai mengkhawatirkan makin keringnya likuiditas di perbankan karena bisa mengganggu sektor riil, terutama dalam penyaluran kredit.

Adapun di tengah sentiman tersebut, berikut sejumlah saham yang menarik untuk dicermati hari ini, Kamis (30/11/2023):

PT Adi Sarana Armada Tbk (ASSA)

ASSA telah melakukan penguatan dengan pembentukan valid swing low pada area support dinamis MA 20 dengan kenaikan volume yang cukup besar. Hal ini didukung oleh momentum stochastic yang masih berpotensi bergerak menguat ke area overbought. Saat ini, ASSA memiliki rasio Price Earnings (PE) sebesar 36.7x yang menunjukkan posisi valuasi undervalue, karena berada sedikit di bawah rata-rata PE standar deviasi selama 5 tahun terakhir, yaitu sebesar 38.5x.

Buy: 945-965
Take Profit: 1.030
Stop Loss: 890

PT Ciputra Development Tbk (CTRA)

CTRA saat ini sedang membentuk pola cup and handle yang merupakan indikasi akan adanya penguatan harga lebih tinggi, dimana ada potensi kenaikan volume. Hal ini didukung momentum stochastic yang masih bergerak ke atas. Saat ini, ASSA memiliki rasio Price Earnings (PE) sebesar 14.2x yang menunjukkan posisi valuasi overvalue, karena berada sedikit dekat +1 PE standar deviasi selama 5 tahun terakhir, yaitu sebesar 15.4x.

Baca Juga  Insentif Pajak Tak Jelas, Pantas Dolar Eksportir Betah di LN

Buy: 1.165-1.185
Take Profit: 1.230
Stop Loss: 1.115

PT Vale Indonesia Tbk (INCO)

INCO berpotensi menembus area mid band pada indikator bollinger band dengan potensi penguatan ke area upper band. Hal ini didukung oleh kenaikan volume dan momentum stochastic yang baru melakukan golden cross. Saat ini, INCO memiliki rasio Price Earnings (PE) sebesar 11.2x yang menunjukkan posisi valuasi undervalue, karena berada di antara -1 dan -2 PE standar deviasi selama 5 tahun terakhir, yang masing-masing sebesar 17.3x dan 8.2x.

Buy: 4.650-4.690
Take Profit: 4.960
Stop Loss: 4.420

[Gambas:Beli Saham Investasiku]


Artikel Selanjutnya


IHSG Mulai Hijau Lagi, Intip Rekomendasi Saham Hari Ini

(mkh/mkh)


Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *